Kadiv Pas Kemenkum HAM Riau Serahkan 685 Remisi WBR Pekanbaru dan 7 langsung Bebas

Pekanbaru, WajahPublik.com – Dihari Raya Idul Fitri 1445 H yang penuh dengan keberkahan ini Warga Binaan Rumah Tahanan Negara Kelas I Pekanbaru Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau bergembira bagi yang telah memenuhi Syarat untuk pemberian Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri ini.

Pemberian remisi khusus ini diharapkan dapat memotivasi Warga Binaan untuk berlaku baik selama dibina di Rumah Tahanan Negara Kelas I Pekanbaru. Remisi khusus Idul Fitri sendiri diberikan kepada narapidana Beragama Islam yang telah memenuhi syarat Administratif dan Substantif, diantaranya adalah telah menjalani pidana Minimal Enam Bulan, tidak terdaftar pada Register F ( Buku Catatan Pelanggaran Disiplin Narapidana), serta turut aktif mengikuti program binaan baik kepribadian dan kemandirian di Rutan Kelas I Pekanbaru.

Hunian Rutan Kelas I pekanbaru 10 April 2024 sendiri berjumlah 1913 Orang Warga Binaan, Rumah Tahanan Negara Kelas I pekanbaru mengusulkan sebanyak 685 Orang Narapidana untuk mendapatkan pengurangan Masa Pidana (Remisi) Hari Raya Idul Fitri. Dengan total Remisi Khusus 1 berjumlah 676 orang dan Remisi Khusus 2 Berjumlah 9 orang yang mana 7 diantaranya bebas, 1 orang sedang menjalan Subsider dan 1 orang MAP.

Pemberian remisi di Rutan Kelas I Pekanbaru dilakukan langsung oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Riau, Muhammad Ali Syeh Banna yang dilakukan secara simbolis kepada perwakilan Warga Binaan Rutan Pekanbaru dan didampingi oleh Plt Kepala Rutan Pekanbaru Subakdo.

Sambutan Menteri Hukum dan HAM RI dibacakan oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Riau, Muhammad Ali Syeh Banna mengajak seluruh Warga Binaan dan Petugas untuk menjadikan Idul Fitri sebagai momen mempererat silaturahmi dan tetap tawakkal dalam beribadah.

Dalam sambutannya Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly menyampaikan bahwa pemberian remisi ini merupakan wujud nyata dari sikap negara sebagai reward kepada narapidana yang senantiasa selalu berusaha berbuat baik, memperbaiki diri, dan kembali menjadi anggota masyarakat yang berguna.

“saya berharap, remisi yang diberikan ini dapat memotivasi saudara untuk terus melakukan kebaikan dan menghindari perbuatan yang melanggar hukum. Pemberian remisi juga dimaksudkan untuk mempercepat proses renintegrasi sosial sehingga saudara dapat kembali ketengah masyarakat. Pemberian remisi Khusus Idul Fitri ini diharapkan menjadi renungan dan motivasi saudara-saudara sekalian untuk selalu introspeksi diri. Kepada Seluruh petugas Pemasyarakatan saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi tingginya yang tulus mengabdi kepada nusa dan bangsa, akhir kata saya ucapkan “Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 H Mohon maaf lahir dan batin, Semoga Kiranya Tuhan yang maha Kuasa selalu mengiringi keinginan luhur kita dengan limpahan rahmat dan Karunianya. Sekian dan Terima Kasih” Tutur Muhammad Ali Syeh Banna yang membacakan sambutan dari Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H. Laoly.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *